Pembinaan rohani

Ada pepatah Belanda yang mengatakan bahwa seseorang belajar untuk berdoa pada masa-masa sulit. Tapi kalau semuanya berjalan baik, terkadang kita lupa untuk berdoa. Sebagai tanggapan atas kebutuhan akan pertumbuhan rohani yang lebih, para frater menyediakan kesempatan untuk masa retret dan refleksi.

Kloosterhotel Zin, Belanda

Kloosterhotel ZIN (pusat retret) berawal dari keinginan para Frater CMM untuk memberikan visi baru pada frateran ‘Huize Steenwijk’ di Vught, sesuai dengan tradisi spiritual mereka. Mereka melihat bahwa di Belanda ada kesenjangan nyata dalam hubungan antara pekerjaan, makna hidup dan spiritualitas. Rumah itu direnovasi secara menyeluruh, dan pada tanggal 27 Januari 2001, Kloosterhotel ZIN membuka pintunya. Kloosterhotel ZIN memfasilitasi dan menawarkan program untuk kelompok yang berasal dari dunia bisnis, pemerintah, institusi kesehatan dan pendidikan dan gereja. Para frater dan penghuni lain dari komunitas Eleousa memberikan kontribusi yang sangat diperlukan untuk keramahan ZIN.

Retiro Vicente de Paulo (Brasil)

Di daerah pegunungan dekat Belo Horizonte, pusat retret dan retiro Vicente de Paulo terletak di Igarapé, para frater menawarkan keramahan kepada kelompok-kelompok religius dan orang awam yang bisa mengikuti seminar dan retret. Frater Henrique Matos, adalah pendiri dan direktur Retiro. “Kongregasi kita memiliki tradisi yang aktif, tapi juga memiliki sisi kontemplatif. Kita telah menciptakan lingkungan di mana orang dapat datang kepada diri mereka sendiri dan merenungkan firman Tuhan. Kami ingin orang benar-benar mengalami belas kasihan Tuhan.”

Pusat retret Retiro Vicente de Paulo terletak di daerah miskin. Para frater juga aktif terlibat dalam komunitas Kristen kecil, jadi mendukung masyarakat setempat.

Refleksi di komunitas Elim (Belanda)

Nama Elim berasal dari kitab Keluaran dalam Alkitab. Elim adalah pemberhentian pertama perjalanan orang-orang Israel melalui padang pasir, tempat pertama di mana mereka bisa memuaskan dahaga mereka di sumur dan istirahat; Singkatnya: sebuah oasis.

Tujuan Komunitas Elim adalah menawarkan keramahan dalam nuansa Kristiani. Ini dibentuk melalui tawaran berbagai kegiatan seperti meditasi, makan siang, mazmur, lokakarya melukis dan menulis, sharing iman, film, musik, dan hari-hari inspirasi.