Namibia

Pada tahun 1959 sekelompok frater Belanda dan Belgia berangkat menuju sebuah tempat yang namanya pada waktu itu Afrika barat daya, sekarang disebut Namibia. Mereka memberikan sumbangan yang besar dalam bidang pendidikan di negara tersebut. Sampai sekarang, (bekas) sekolah CMM di Windhoek dan di Sambyu-Rundu, cukup terkenal.

Para Frater di Namibia

Sekarang ini ada tiga komunitas di Namibia; dua di Windhoek, dan satu lagi di Tses. Jumlah panggilan di Namibia sedang menurun, namun dari negara tetangga semacam Zambia, kami menerima semakin banyak calon. Frater Belanda yang terakhir, kembali ke Belanda pada tahun 2016.

Saat ini para frater tidak memiliki institusi di Namibia. Frater-frater muda Namibia hampir semuanya masih dalam pembinaan; disamping studi, mereka juga terlibat dalam karya pastoral dan pengembangan gereja.

 

Tradisi dalam pendidikan

Para frater di Namibia memiliki tradisi dalam pendidikan. Pada tahun 1962 para frater memulai sebuah sekolah di Windhoek; Kolese St. Paulus. Sejak tahun 1991 sekolah ini dipimpin oleh orang awam. Namun, para frater masih merasa terikat dengan sekolah ini.

Pada tahun 1995, para frater memulai sebuah sekolah menengah di bagian utara Namibia, di Sambyu. Sekolah ini juga diambil alih oleh orang awam beberapa tahun kemudian, namun beberapa frater terus mengajar di sekolah ini. Pada tahun 2013 keterlibatan frater di sekolah ini berakhir dan komunitas Sambyu ditutup.

Pada tahun 2014, sebuah komunitas baru dibuka di Tses. Para frater terlibat di sebuah sekolah menengah. Diharapkan bahwa di masa mendatang para frater akan menangani sekolah ini.

 

Rumah bagi anak-anak yang ditinggalkan dan dibuang

Pada Oktober 2010, kongregasi mengambil alih pengelolaan ‘Children Education Center’ di Usakos, sebuah proyek yang menyediakan rumah bagi anak-anak yang ditinggalkan dan dibuang. Proyek ini dibuka pada tahun 1990-an oleh sebuah keluarga orang Belanda. Setelah setahun menjalankan proyek ini para frater harus berhenti; sekarang ini tidak ada cukup frater yang mampu menjalankan proyek tersebut. Sekarang ini kongregasi hanya terlibat pada bagian administrasi pada proyek ini.